Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka anjlok ke level Rp 9.790 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.755 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 1,153 poin (0,02%) ke level 5.077,525. Sedangkan Indeks LQ45 turun tipis 0,289 poin (0,03%) ke level 855,783.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski dapat sentimen negatif dari pelemahan Wall Street semalam, investor masih berani berburu saham. Saham-sahan unggulan jadi sasaran aksi beli.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menguat 2,112 poin (0,04%) ke level 5.080,790. Sementara Indeks LQ45 naik 0,307 poin (0,04%) ke level 856,379.
Kemarin, IHSG turun 11 poin berkat maraknya aksi jual menjelang penutupan perdagangan. Padahal indeks sempat mendaki sampai hampir menembus rekor intraday tertinggi sepanjang masa.
Semalam, reli Wall Street akhirnya berhenti juga. Setelah berkali-kali cetak rekor, bursa Paman Sam harus melemah, gara-gara komentar The Federal Reserve yang berencana menghentikan program stimulus pertengahan tahun nanti.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed cenderung melemah pagi hari ini. Bursa saham Hong Kong dan Korea Selatan hari ini tidak berdagang menyambut libur nasional.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,67 poin (0,07%) ke level 2.253,47. Β
- Indeks Nikkei 225 melemah 18,77 poin (0,12%) ke level 15.018,47. Β
- Indeks Straits Times turun 3,28 poin (0,10%) ke level 3.449,00.











































