Perdagangan berjalan fluktuatif, Dow dan S&P sempat naik lebih dari satu persen di awal perdagangan, dan lagsung jatuh lebih dari satu persen pada penutupan perdagangan.
Jatuhnya saham-saham ini tak lama setelah Gubernur The Fed Ben Bernanke menyatakan, bank sentral berencana mencabut program stimulus pembelian obligasi dan rencana ini akan dibahas dalam beberapa pertemuan ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menjadi isu yang sensitif di pasar, apalagi jika stimulus akan dihentikan lebih cepat dari rencana semula. Pasar tidak akan menunggu The Fed untuk bergerak, karena (pasar) pasti akan bergerak lebih dulu," kata Quincy Krosby, market strategist dari Prudential Financial di New York, dikutip Reuters, Kamis (23/5/2013).
Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 80,41 poin (0,52%) ke level 15.307,17. Indeks Standard & Poor's 500 turun 13,81 poin (0,83%) ke level 1.655,35. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 38,82 poin (1,11%) ke level 3.463,30.
Indeks S&P 500 sempat menanjak ke posisi tertinggi di 1.687,18 dan jatuh ke terendah di 1.648,86. Sedangkan Dow Jones tertinggi di 15.542,40 dan terendah di 15.265,96 menjelang penutupan perdagangan.
(ang/ang)











































