Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 3,756 poin (0,07%) ke level 5.081,380 sebelum akhirnya balik arah positif berkat aksi beli selektif. Saham-saham yang kemarin sudah terkoreksi jadi incaran investor.
Saham-saham yang sudah murah kembali dikoleksi investor. Indeks pun secara perlahan tapi pasti terus menguat, sampai ke posisi tertingginya hari ini di level 5.152,489.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli berhasil mendorong semua sektor industri di lantai bursa menguat. Penguatan paling tinggi terjadi di saham-saham unggulan berbasis konsumer.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 108.112 kali pada volume 3,472 miliar lembar saham senilai Rp 3,752 triliun. Sebanyak 158 saham naik, sisanya 86 saham turun, dan 97 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia kompak bergerak di zona hijau sejak pagi tadi meski tidak dapat sentimen dari Eropa dan Amerika Serikat (AS). Bursa regional masih bisa menguat meski dibayangi sentimen lambatnya pertumbuhan ekonomi China.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 3,38 poin (0,15%) ke level 2.296,46. Â
- Indeks Hang Seng bertambah 31,81 poin (0,14%) ke level 22.717,86. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 194,11 poin (1,37%) ke level 14.336,76. Â
- Indeks Straits Times menguat 8,62 poin (0,25%) ke level 3.399,92. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 750 ke Rp 12.000, Surya Toto (TOTO) turun Rp 450 ke Rp 8.250, Matahari (LPPF) turun Rp 300 ke Rp 12.900, dan Asahimas (AMFG) turun Rp 250 ke Rp 7.800.
(ang/dnl)











































