Pada penutupan perdagangan, Rabu (5/6/2013), IHSG ditutup di level 5.001,221 atau melorot 20.391 poin (0,41%). Sementara indeks LQ45 tercatat melemah 5 poin ke level 836.727.
Pasar saham Wall Street berakhir positif setelah bergerak fluktuatif menjelang pengumuman data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang terbaru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak fluktuatif mengikuti pergerakan bursa global. Potensi melemah juga masih ada bersamaan dengan bursa regional.
Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 150,24 poin (1,16%) ke level 12.753,78. Β
- Indeks KOSPI melemah 5,60 poin (0,29%) ke level 1.953,59. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG ditutup melemah pada perdagangan Rabu kemarin. Melemahnya indeks didorong oleh sentiment negatif dari pernyataan para ekonom bahwa The Fed kemungkinan akan memperlambat stimulus yang berjalan saat ini setidaknya paling cepat pada September mendatang ditengah perbaikan ekonomi. Perkiraan tersebut seiring dengan terus membaiknya beberapa data makro ekonomi AS, seperti data pengangguran. Selain itu, bursa regional Asia juga bergerak melemah mengikuti jatuhnya indeks Nikkei merespon pidato dari Perdana Menteri Shinzo Abe terkait strategi ekonomi dari pemerintah negara tersebut. Dari dalam negeri, investor masih dibayangi oleh berlanjutnya aksi jual investor asing, serta sentiment negatif dari defisit perdagangan yang mencapai rekor tertinggi untuk periode April lalu. Pada perdagangan terakhir pekan ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas. Kisaran support-resistance 4.907-5.030.
eTrading Securities
Pada perdagangan Rabu lalu, IHSG ditutup turun -20.39 poin (-0.41%) ke 5,001.22 dengan jumlah transaksi sebanyak 11.5 juta lot atau setara dengan Rp7 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.95%), sektor basic-industries (-0.82%), sektor construction and property (-0.51%), sektor consumer goods (-1.03%), sektor finance (-1.14%), sektor infrastructure (+0.04%), sektor mining (+1.30%), sektor misc-industries (-0.43%), dan sektor trade (+0.56%).
Tercatat sebanyak 114 saham mengalami penguatan, 152 saham mengalami penurunan, 94 saham tidak mengalami perubahan dan 114 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. DNET (+24.36%), ISAT (+7.84%), BDMN (+2.61%), PTBA (+4.74%), dan JSMR (+3.03%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BBRI (-3.43%), BMRI (-2.54%), TLKM (-1.32%), INTP (-3.35%), dan UNVR (-0.96%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp0,711 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, INTP, BBNI, BBCA, dan TLKM. Mata uang Rupiah terapresiasi 9,795 per Dollar AS.
Secara teknikal meskipun IHSG Rabu lalu bergerak di teritori negatif namun berhasil ditutup di atas level 50% fibo retracement dengan volume yang menurun. Pada perdagangan Jumat (7/6), IHSG diperkirakan bergerak mixed. Dengan support 4,930 dan resistance 5,040. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: AKRA, BBRI, RALS.
(ang/ang)











































