Banyak Emiten Bagi Dividen, Rupiah Makin Melorot

Banyak Emiten Bagi Dividen, Rupiah Makin Melorot

- detikFinance
Rabu, 12 Jun 2013 17:33 WIB
Banyak Emiten Bagi Dividen, Rupiah Makin Melorot
Jakarta - Posisi nilai tukar rupiah terus tertekan oleh dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini berkaitan dengan pembagian dividen yang dilakukan oleh perusahaan terbuka.

Kepala Plt Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro, pembagian dividen tersebut rata-rata dilakukan dalam bentuk dolar AS, sehingga tingkat permintaan atas mata uang Paman Sam itu semakin tinggi.

"Artinya begini kondisi sekarang kalau saya ngobrol sama Bank Indonesia (BI) ini pernah diprediksi di kuartal kedua memang banyak permintaan dolar. Kan perusahaan-perusahaan banyak yang RUPS. Pemilik sahamnya banyak yang asing, mereka dapat deviden berupa rupiah, nggak mungkin kan dalam rupiah dibawa ke luar. Mereka dapatnya rupiah ditukar ke dolar," ungkap Bambang Brojo saat ditemui di ruang Banggar DPR Jakarta, Rabu (12/06/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dampaknya menurut dia, kebutuhan mata uang dolar semakin banyak terutama oleh para pemegang saham. "Konsekuensi dari Foreign Direct Investor (FDI). Jadi itu sudah diperkirakan tekanan terhadap dolar akan meningkat kuartal kedua ini," katanya.

Namun Bambang mengungkapkan tekanan dolar AS terhadap rupiah akan melemah di triwulan III. Ia menjamin rupiah akan bergerak menguat walaupun tekanan dolar akan terus terjadi.

"Di kuartal ketiga harusnya kalau lihat season-nya menurun. Tekanan selalu ada tetapi permintaan berkurang di kuartal ketiga kebetulan kan sekarang permintaan tinggi. Jadi satu-satu kita atasi termasuk yang ini kita atasi. Yang seasonal mudah-mudahan seiring waktu semua dividen sudah direpatriasi dan ketiga mudah-mudahan sentimen regional ini, kan investor akan mencari mana yang paling bagus. Suatu saat kan dia akan bergerak lagi," jelasnya.

(wij/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads