Menutup perdagangan, Rabu (12/6/2013), IHSG menanjak 87,936 poin (1,91%) ke level 4.697,884. Sementara Indeks LQ45 lompat 20,251 poin (2,67%) ke level 777,527.
Pasar saham Wall Street kembali tergelincir ke zona merah setelah melewati perdagangan yang fluktuatif. Aksi jual dilakukan pelaku pasar setelah muncul kekhawatiran dihentikannya stimulus oleh bank sentral Amerika Serikat (AS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan bisa melanjutkan penguatan namun dalam rentang yang terbatas. Negatifnya bursa global dan regional bisa kembali menyeret IHSG kembali ke zona merah.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 terjun 497,76 poin (3,75%) ke level 12.791,56.
- Indeks KOSPI melemah 5,20 poin (0,27%) ke level 1.904,71. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham untuk hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +87.94 poin (+1.91%) ke 4,697.88 dengan jumlah transaksi sebanyak 12.9 juta lot atau setara dengan Rp10.4 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+2.29%), sektor basic-industries (+4.63%), sektor construction and property (+3.62%), sektor consumer goods (+3.91%), sektor finance (-0.30%), sektor infrastructure (+0.88%), sektor mining (-0.65%), sektor misc-industries (+6.14%), dan sektor trade (+0.50%).
Tercatat sebanyak 151 saham mengalami penguatan, 125 saham mengalami penurunan, 74 saham tidak mengalami perubahan dan 124 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. ASII (+7.52%), UNVR (+9.48%), SMGR (+8.17%), TLKM (+3.00%), dan INDF (+8.66%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BBRI (-2.55%), TBIG (-7.14%), ICBP (-1.80%), BMRI (-0.56%), dan ITMG (-3.56%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp2,229 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, BBCA, BMRI, ASRI, dan BBNI. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,861 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin merupakan technical rebound. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Dengan support 4,600 dan resistance 4,800. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADHI, SMGR, SMRA.
Semesta Indovest
Bursa Wallstreet ditutup melemah pada perdagangan Rabu mencatat pelemahan pertama yang terjadi 3 hari berturut-turut di 2013 ini. Pelaku pasar kembali dihantui kekhawatiran pada aka dikuranginya progam QE 3 oleh the Fed. Indeks Dow Jones bergerak cukup volatile dan ditutup melemah 126,79 poin atau 0,84%, S&P 500 turun 0,84% dan Nasdaq turun 1,06%. Saham American Express dan Home Depot memimpin pelemahan. US Dollar kembali menguat terhadap Yen berada pada level terendah sejak Februari.
Bursa eropa ditutup melemah terimbas pelemahan yang terjadi pada bursa Wallstreet. Indeks sempat menguat di awal sesi akibat naiknya data industrial output eurozone yang melebihi ekspektasi. Indeks FTSE turun 0,64%, CAC 0,44%, DAX turun 0,96%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan dapat melanjutkan penguatannya ditopang oleh kuatnya minat beli terutama dari investor domestic di saat investor asing masih net sell, namun kondisi pasar global yang belum stabil dapat menahan gerak naik IHSG. Saham-saham sector property dan konstruksi dapat diperhatikan karena diperkirakan sector ini masih dapat menguat hari ini.
(/)











































