Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.945 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.925 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 20,392 poin (0,43%) ke level 4.794,896. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 5,155 poin (0,65%) ke level 797,861.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli langsung marak sejak pembukaan perdagangan. Seluruh indeks sektoral berhasil menghijau, rata-rata dengan penguatan lebih dari satu persen.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melonjak 60,137 poin (1,26%) ke level 4.836,641. Sementara Indeks LQ45 melompat 13,072 poin (1,60%) ke level 805,778.
Kemarin, IHSG kemarin mampu naik 13 poin meski penguatannya terhadap oleh aksi jual saham yang dilakukan investor asing. Saham-saham lapis dua menopang penguatan IHSG.
Semalam, saham-saham di Wall Street melaju cukup kencang menjelang pertemuan The Federal Reserve yang akan dimulai besok. Investor berharap tidak ada kebijakan bank sentral yang berubah terhadap program stimulus yang sedang berjalan.
Bursa-bursa regional pagi ini bergerak mixed. Investor di Asia mengambil ancang-ancang terhadap keputusan The Fed terhadap kebijakan moneternya, apakah akan berubah atau tidak.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,67 poin (0,03%) ke level 2.155,54. Â
- Indeks Hang Seng melemah 195,85 poin (0,92%) ke level 21.030,05. Â
- Indeks Nikkei 225 naik 27,61 poin (0,21%) ke level 13.060,73. Â
- Indeks Straits Times menguat 21,91 poin (0,69%) ke level 3.205,35.











































