Indeks Terkoreksi 6,622 Poin

Pasar Kurang Respon Kabinet

Indeks Terkoreksi 6,622 Poin

- detikFinance
Kamis, 21 Okt 2004 16:21 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis (21/10/2004) turun 6,622 poin pada level 834,169. Turunnya bursa regional dan global terkait masih tingginya harga minyak menyeret IHSG turut melemah. Sedangkan pengumuman dan pelantikan kabinet kurang mendapatkan respon positif pasar.Indeks LQ-45 turun 1,909 poin pada level 180,892, JII turun 1,558 poin pada level 136,468, MBX turun 1,933 poin pada level 217,861 dan DBX turun 1,339 poin pada level 210,360.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 14.697 kali pada volume 2.683.408 lot saham senilai Rp 791,409 miliar. Sebanyak 30 saham naik, 88 saham turun dan 260 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top lossers diantaranya: Telkom turun Rp 75 menjadi Rp 4.250, BRI turun Rp 50 menjadi Rp 1.925, Astra Internasional turun Rp 50 menjadi Rp 7.850, Gudang Garam turun Rp 50 menjadi Rp 12.450 dan NISP turun Rp 50 menjadi Rp 550.Saham-saham yang naik harganya di top gainers diantaranya: Surya Citra Media naik Rp 75 menjadi Rp 625, HM Sampoerna naik Rp 50 menjadi Rp 5.850, Tjiwi Kimia naik Rp 25 menjadi Rp 1.375, Aneka Tambang naik Rp 25 menjadi Rp 1.425 dan Astra Agro Lestari naik Rp 25 menjadi Rp 2.725.Banyaknya sentimen negatif yang ada di pasar seperti tingginya harga minyak dunia dan melemahnya bursa regional membuat indeks juga terkena dampaknya. Investor juga mulai melepas saham-saham unggulan karena dinilai sudah overbought dan indeks sudah mengalami kenaikan cukup tinggi sebelumnya.Sementara Muhammad Reza analis dari Kuo Capital Raharja mengatakan meski ada pengumuman dan pelantikan kabinet namun hal itu tidak memberikan sentimen positif ke pasar. Antusiasme pelaku pasar tidak muncul karena masih menunggu kebijakan 100 hari kabinet SBY.Penurunan ini menurutnya karena indeks sudah akan memasuki keseimbangan baru setelah sentimen presiden baru dan kabinet habis. Dalan 1-2 hari ini Reza menilai indeks masih akan tertekan dimana level support akan terbentuk di 830. Indeks sudah naik cukup tinggi sehingga investor mulai melakukan koreksi untuk mengambil untung. (san/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads