Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 21,128 poin (0,46%) ke level 4.629,617 didorong aksi beli yang dilakukan investor. Kinerja emiten yang rata-rata positif membuat pelaku pasar semangat borong saham.
Indeks sempat menguat tinggi di awal perdagangan sampai titik tertingginya hari ini di 4.636,050. Layaknya roller coaster, indeks langsung menukik tajam setelah naik tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (31/7/2013), IHSG jatuh 37,782 poin (0,82%) ke level 4.570,707. Sementara Indeks LQ45 anjlok 7,160 poin (0,93%) ke level 765,085.
Indeks sektoral yang pagi tadi kompak menguat kini balik arah seluruhnya ke zona merah. Kinerja emiten tidak mampu mendorong IHSG menguat. Aksi ambil untung terjadi di seluruh lapisan saham.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 79.615 kali pada volume 1,915 miliar lembar saham senilai Rp 1,909 triliun. Sebanyak 74 saham naik, sisanya 167 saham turun, dan 74 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih bergerak mixed hingga siang hari ini. Bursa saham China dan Hong Kong berhasil menguat.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 11,60 poin (0,58%) ke level 2.001,66. Â
- Indeks Hang Seng menguat 48,28 poin (0,22%) ke level 22.002,24. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 125,19 poin (0,90%) ke level 13.744,63. Â
- Indeks Straits Times melemah 7,36 poin (0,23%) ke level 3.238,09. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.150 ke Rp 42.450, Unilever (UNVR) turun Rp 300 ke Rp 31.900, Nipress (NIPS) turun Rp 300 ke Rp 8.800, dan Lippo Cikarang (LPCK) turun Rp 300 ke Rp 6.300.
(ang/dru)










































