Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 10.270 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 10.280 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 21,128 poin (0,46%) ke level 4.629,617 didorong aksi beli yang dilakukan investor. Kinerja emiten yang rata-rata positif membuat pelaku pasar semangat borong saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks pun jatuh ke zona merah dan mendarat di posisi terendahnya yaitu di level 4.563,138. Aksi ambil untung yang jadi penyebabnya.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG jatuh 37,782 poin (0,82%) ke level 4.570,707 terkena aksi ambil untung setelah naik cukup tinggi. Seluruh indeks sektoral kompak melemah.
Indeks sektoral yang pagi tadi kompak menguat kini balik arah seluruhnya ke zona merah. Kinerja emiten tidak mampu mendorong IHSG menguat.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (31/7/2013), IHSG naik tipis 1,888 poin (0,04%) ke level 4.610,377. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,343 poin (0,04%) ke level 771,902.
Investor memburu saham-saham bank yang sudah terkoreksi pagi tadi. Indeks berhasil balik arah positif meski hanya naik tipis.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 146.126 kali pada volume 4,027 miliar lembar saham senilai Rp 4,415 triliun. Sebanyak 103 saham naik, sisanya 161 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Hanya satu bursa regional yang bertahan di zona hijau, yaitu bursa saham China. Sedangkan bursa-bursa di Asia lainnya kompak jatuh ke zona merah hari ini.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bura di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 3,73 poin (0,19%) ke level 1.993,80. Â
- Indeks Hang Seng melemah 70,30 poin (0,32%) ke level 21.883,66. Â
- Indeks Nikkei 225 anjlok 201,50 poin (1,45%) ke level 13.668,32. Â
- Indeks Straits Times turun 7,62 poin (0,23%) ke level 3.237,83. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Merck (MERK) naik Rp 10.000 ke Rp 210.000, Matahari (LPPF) naik Rp 900 ke Rp 12.450, Hexindo (HEXA) naik Rp 375 ke Rp 5.000, dan Indosprings (INDS) naik Rp 325 ke Rp 3.200.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.250 ke Rp 42.450, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 500 ke Rp 24.200, Unilever (UNVR) turun Rp 400 ke Rp 31.800, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 3.125.
(ang/dru)










































