Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 10.390 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 10.345 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG terkoreksi 59,120 poin (1,26%) ke level 4.626,009 setelah terkena sentimen negatif dari melemahnya pasar global dan regional. Aksi lepas saham langsung terjadi sejak pembukaan perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG anjlok 72.113 poin (1,54%) ke level 4.613,016 menyusul banyaknya saham-saham yang melemah akibat aksi jual. Saham-saham bank kelas berat jatuh paling dalam.
Hanya satu indeks sektoral yang berhasil menguat, yaitu sektor tambang. Sembilan sektor lainnya terkena koreksi gara-gara aksi jual. Poin yang terpangkas pun cukup tinggi hingga rata-rata melemah lebih dari satu persen.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (16/8/2013), IHSG terjun 116,475 poin (2,49%) ke level 4.568,654. Sementara Indeks LQ45 anjlok 22,468 poin (2,88%) ke level 758,857.
Saham-saham bank kelas berat terkena koreksi paling dalam. Sektor finansial sampai jatuh lebih dari tiga persen. Aksi jual tak henti-hentinya menghajar IHSG.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 128.398 kali pada volume 4,617 miliar lembar saham senilai Rp 5,01 triliun. Sebanyak 45 saham naik, sisanya 203 saham turun, dan 86 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan dengan kompak melemah di zona merah. Maraknya sentimen negatif yang beredar dari pasar global memicu aksi jual investor.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 13,43 poin (0,64%) ke level 2.068,45. Â
- Indeks Hang Seng menipis 21,44 poin (0,10%) ke level 22.517,81. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 102,83 poin (0,75%) ke level 13.650,11. Â
- Indeks Straits Times berkurang 29,57 poin (0,92%) ke level 3.191,35. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 500 ke Rp 28.700, Samudra Indonesia (SMDR) naik Rp 325 ke Rp 3.525, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 ke Rp 11.800, dan Asahimas (AMFG) naik Rp 150 ke Rp 8.100.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 2.000 ke Rp 77.000, Telkom (TLKM) turun Rp 600 ke Rp 11.350, Indocement (INTP) turun Rp 600 ke Rp 20.850, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 17.050.
(ang/dru)











































