IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Rekomendasi Saham

IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 20 Agu 2013 08:19 WIB
IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terjun bebas 255 poin akibat maraknya aksi lepas saham yang dilakukan investor asing. Dana asing 'kabur' dari lantai bursa cukup tinggi, hampir tembus Rp 2 triliun.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (19/8/2013), IHSG ditutup terjun 255,136 poin (5,58%) ke level 4.313,518. Sementara Indeks LQ45 ditutup anjlok 50,772 poin (6,69%) ke level 708,085.

Wall Street kembali jatuh untuk hari keempatnya berturut-turut setelah investor ragu-ragu dalam bertransaksi menjelang perubahan kebijakan The Federal Reserve yang diperkirakan bisa mendorong tingkat suku bunga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 71,11 poin (0,47%) ke level 15.010,36, Indeks S&P 500 kehilangan 9,77 poin (0,59%) ke level 1.646,06 dan Indeks Komposit Nasdaq melemah 13,692 poin (0,38%) ke level 3.589,086.

Hari ini IHSG diperkirakan masih akan melemah meski posisinya sudah masuk area jenuh jual. Melemahnya bursa global dan regional masih akan memberi sentimen negatif.

Pergerakan bursa-bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 105,51 poin (0,77%) ke level 13.652,62. Β 
  • Indeks Straits Times turun 24,20 poin (0,76%) ke level 3.173,33. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup turun -255.14 poin (-5.58%) ke 4,313.52 dengan jumlah transaksi sebanyak 8.5 juta lot atau setara dengan Rp6.4 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG antara lain sektor agricultural (-4.43%), sektor basic-industries (-7.46%), sektor construction and property (-6.38%), sektor consumer goods (-5.19%), sektor finance (-6.34%), sektor infrastructure (-4.19%), sektor mining (-5.40%), sektor misc-industries (-4.95%), dan sektor trade (-5.28%).

Tercatat sebanyak 20 saham mengalami penguatan, 200 saham mengalami penurunan, 38 saham tidak mengalami perubahan dan 135 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. IMAS (+2.88%), INVS (+1.91%), BYAN (+0.71%), MTFN (+9.76%), dan TOBA (+3.66%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BBCA (-7.77%), BBRI (-8.33%), TLKM (-6.61%), BMRI (-7.83%), dan ASII (-5.56%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp1,820 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, BMRI, SMGR, BBCA, dan ASII. Mata uang Rupiah terdepresiasi 10,533 per dolar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin menghasilkan gap down candlestick dengan pelemahan volume. Di mana indikator MACD menghasilkan sinyal deadcross pada teritori negatif dan stochastic menghasilkan sinyal bearish. Untuk hari ini diperkirakan IHSG masih akan melemah. Dengan support 4,220 dan resistance 4,400. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADRO, MAPI, TAXI.

Trust Securities
Masih adanya imbas pelemahan di bursa saham AS dan kurang kondusifnya sentimen yang ada membuat IHSG memperpanjang pelemahannya. Terutama untuk nilai tukar Rupiah yang terus longsor membuat kondisi makin tidak kondusif dan imbas dari pidato kenegaraan Presiden SBY yang menyampaikan asumsiasumsi makro dimana pelaku pasar menganggap tidak realistisnya asumsi-asumsi yang digunakan. Makin memerahnya pasar obligasi dimana yield yang diminta terus meningkat dan adanya aturan GWM-LDR sebesar 78%-92% dari sebelumnya 100% turut dirspon negatif karena dinilai mengurangi likuiditas kredit perbankan. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4536,14 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4310,69 (level terendahnya) jelang akhir sesi 2 dan berakhir di level 4313,52. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Selasa (20/8) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4285-4310 dan resistance 4430-4455. Berpola menyerupai double black crows lewati lower bollinger bands (MBB). MACD cenderung turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic lanjut downreversal mendekati area oversold. Kurang kondusifnya sentimen membawa IHSG di bawah target support kami (4555-4586). Bahkan saat utang gap 4495-4504 tertutupi, laju IHSG juga kian longsor. Diperkirakan masih akan melemah namun, pelemahan ini bisa saja mulai berkurang jika pelaku pasar tidak terlalu panik dengan kondisi yang suka-tidak-suka akan terjadi, terutama dengan kondisi makro dan kemungkinan adanya aksi beli memanfaatkan rendahnya harga saham.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads