Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin terpuruk memasuki sesi I siang hari ini. Indeks harus rela kehilangan 126 poin.
Pada pembukaan hari ini, indeks harus kembali tersandung di level di bawah 4.100 yakni 4.099,367 atau turun 21,3 poin (0,52%).
Pada penutupan sesi I siang ini, Selasa (27/8/2013), IHSG ditutup di level 3.994,464 atau turun 126 poin (3,06%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 264 saham emiten jeblok atau turun sedangkan masih ada 24 emiten yang sahamnya naik. Sekitar 31 emiten tak bergerak harga sahamnya.
Adapun total frekuensi saham yang dipergadangkan mencapai 78.139 kali dengan volume 2,4 miliar dan nilainya mencapai Rp 2,5 triliun.
IHSG bergerak negatif hingga siang ini terkena imbas dari bursa saham AS atau Wall Street yang tadi malam ditutup di teritori negatif.
Menkeu Chatib Basri berupaya menenangkan pasar dengan membuat pernyataan Indonesia belum memasuki fase krisis.
Beberapa analis dan broker sepakat saat ini IHSG tengah bearish karena dalam proses mencari nilai batas bawah.
"Valuation IHSG sudah sangat tinggi kemarin, banyak investor tunggu batas bawah atau bottom untuk masuk lagi. Kalau sudah dirasa murah maka akan banyak yang masuk," ujar seorang broker saham.
Sedangkan bursa Asia lainnya juga berada di teritori negatif.
Berikut situasi bursa Asia lainnya sampai siang hari ini:
- Hang Seng Index melemah 58,10 poin (0,26%) ke 21.947Β
- Shanghai Composite turun 3,91 poin (0,19%) ke level 2.092
- Nikkei 225 turun 5,71 (0,05%) ke level 13.630
- Strait Times Indeks turun 25,16 poin (0,81%) ke 3.059











































