Menurut Kepala Riset Mega Capital Danny Eugene, jika dilihat dari situasi ekonomi Indonesia saat ini lebih buruk ketimbang saat krisis 2008.
Defisit transaksi berjalan meningkat dari US$ 5,8 miliar (2,6% dari PDB) pada triwulan sebelumnya menjadi US$ 9,8 miliar (4,4% dari PDB) pada triwulan II-2013 akibat menyusutnya surplus neraca perdagangan nonmigas serta melebarnya defisit neraca jasa dan pendapatan.
Lonjakan dolar AS pun sangat tinggi, berangkat dari kisaran Rp 9.500-an langsung menuju Rp 11.300-an per dolar AS hanya dalam waktu satu bulan. Belum lagi IHSG yang sempat menanjak hingga 5.200 langsung jatuh hingga ke 3.800-an pada perdagangan kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi ekonomi sekarang ini tak jauh berbeda dengan waktu krisis 2008 lalu. Ingin tahu perbandingan situasi sekarang dan saat krisis 2008 lalu? Bisa dilihat di sini.
(ang/dnl)











































