Nantinya, Jasa Marga akan memantau kinerja anak usahanya itu dalam tiga tahun setelah diresmikan. Jika selama itu kinerjanya baik, maka paling cepat bisa IPO 2016 mendatang.
"Paling bagus (operator tol) Bali. Kalau dia secara individual baik, 3 tahun berturut-turut kinerja bagus kita IPO-kan," ucap Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman kepada wartawan usai acara Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan Tahap I di Ballroom Pacific Place Jakarta, Senin (2/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan itu, Jasa Marga belum berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham pasca melemahnya indeks saham di bursa Indonesia. Disebutkan Adit, harga saham Jasa Marga masih di atas harga IPO.
"Saham kita turun nggak begitu ekstrim. perdana kita di harga Rp 1.700. Dengan harga sekarang Rp 5.600 masih jauh di atas. Mudah-mudahan nggak lama. Kita belum ada rencana buyback," sebutnya.
(hen/ang)











































