"Paling tidak dalam 3 hari terakhir, yang saya lihat dari pasar, itu marketnya lebih stabil. Bahkan dari awal minggu lalu, IHSG dalam 3 hari terakhir kembali stabil," katanya di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2013).
Meski demikian, kata Chatib, tekanan terhadap pasar keuangan masih terjadi, tak hanya di dalam negeri tapi juga di negara-negara lain. Sehingga masyarakat harus tetap waspada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah mulai berkurang dan kini cenderung stagnan. Sudah tiga kali perdagangan dolar berada di kisaran Rp 10.900 per dolar AS.
Sementara IHSG pagi tadi menipis 1,791 poin (0,04%) ke level 4.193,338. Indeks sempat bergerak fluktuatif dan dalam rentang yang tidak terlalu lebar.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (2/9/2013), IHSG anjlok 89,362 poin (2,13%) ke level 4.105,727 selepas pengumuman neraca perdagangan Indonesia yang masih defisit tinggi. Pelaku pasar langsung melepas saham.
(ang/dru)











































