BSM Targetkan Dana IPO Rp 250 Miliar

BSM Targetkan Dana IPO Rp 250 Miliar

- detikFinance
Rabu, 03 Nov 2004 13:22 WIB
Jakarta - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) menargetkan dana IPO (Initial Public Offering) yang akan dilakukan pada tahun 2005 sebesar Rp 250 miliar. Jumlah dana tersebut setara dengan pelepasan saham sebanyak 30 persen.Selain IPO, tambahan modal tahun depan juga diharapkan berasal dari pemegang saham lama yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 200 miliar serta rencana penerbitan obligasi subordinasi sebesar Rp 250 miliar. Semua tambahan modal tersebut akan digunakan untuk pengembangan teknologi serta pembiayaan rutin seperti kredit."Tapi semua tambahan modal tersebut akan digunakan bertahap tidak semuanya di tahun 2005. Dengan adanya tambahan modal tersebut BSM bisa lebih leluasa sebagai contoh setiap tambahan Rp 1 BSM bisa melepas kredit Rp 8," kata Ogi Prastomiyono, Direktur Pengembangan Produk BSM dalam jumpa pers yang berlangsung di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Rabu,(3/11/2004).Menurut Ogi, pertumbuhan bank syariah rata-rata 40 persen per tahun dan pada tahun 2005 pertumbuhannya juga tetap sekitar 40 persen. "Orang Indonesia yang ingin mengkonversikan dananya ke syariah cukup tingggi, jadi potensi pertumbuhannya masih tinggi," ujar Ogi.Pesatnya pertumbuhan bank syariah seperti terlihat dari total aset BSM yang per September 2004 telah mencapai Rp 6 triliun dibandingkan akhir tahun 2003 sebesar Rp 3,4 triliun. Dana pihak ketiga BSM per September 2004 sebesar Rp 5,05 triliun terdiri dari giro Rp 770 miliar, deposito Rp 2,8 triliun dan bagi hasil Rp 1,4 triliun. Sedangkan total kredit yang telah disalurkan Rp 5,01 triliun dengan loan to deposits ratio (LDR) sebesar 99,07 persen.BSM Jual Reksa Dana Syariah Rp 500 MiliarOgi juga menjelaskan, Bank Syariah Mandiri (BSM) menjual reksa dana BSM Investa Berimbang (BIB) yang dikeluarkan oleh PT Mandiri Sekuritas. Reksa dana ini berbasis pada instrumen syariah sebanyak 500 juta unit penyertaan dengan harga Rp 1.000 per unit atau total Rp 500 miliar.BIB merupakan reksa dana campuran berbasis instrumen syariah yang meliputi pasar uang syariah, pasar obligasi syariah dan pasar saham syariah yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII).Investasi awal BIB minimum sebesar Rp 5 juta dan Rp 1 juta untuk penambahan. Diharapkan reksa dana ini bisa terjual habis pada pertenghan tahun 2005. (djo/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads