Bos Formula One Bernie Ecclestone menyatakan perusahaannya pasti akan 'ngebut' di Bursa Singapura, tinggal menunggu masalah waktu saja.
"Sekarang tinggal masalah waktu saja, kami menunggu saat yang tepat untuk masuk ke pasar. Kami tidak terburu-buru," katanya saat ditemui AFP di Singapore Grand Prix, Senin (23/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Medio tahun 2012, F1 sudah mengumumkan akan menjual sebagian sahamnya di pasar modal. Namun rencana ini terhenti karena F1 trauma melihat IPO Facebook yang ternyata jeblok di pasaran.
Selama ini, sepertiga pendapatan F1 didapat dari promosi, seperti Bahrain dan Abu Dhabi yang membayar US$ 40 juta lebih setahun untuk mendapatkan hak pelaksanaan balap F1 di negara tersebut.
Sepertiga pendapatan lainnya didapat dari hak siar, dan sisanya dari iklan serta bisnis non inti seperti transportasi. Seperti dikabarkan, Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan UBS telah ditunjuk sebagai penjamin emisi IPO F1.
(ang/ang)











































