Pelaku pasar percaya jika ditutupnya pemerintahan AS yang terkahir kali terjadi 17 tahun lalu ini hanya sementara dan segera berakhir. Sebelumnya Wall Street sudah melemah tujuh dari delapan perdagangan terakhir.
Investor memilih beli saham di saat seperti ini dengan harapan ketika pemerintahan dibuka kembali harga saham akan menanjak. Sebanyak 6 miliar lembar saham diperdagangkan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT, sedikit lebih rendah dari volume rata-rata harian 6,3 miliar lembar saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini, pasar masih belum khawatir ini ditutupnya pemerintahan jadi masalah. Tapi bisa saja mulai berpengaruh. Tapi masalah sebenarnya adalah ada orang-orang yang tidak akan dapat gaji," ujar Eric Lascelles, kepala ekonom dari RBC Global Asset Management di Toronto, dikutip dari Reuters, Rabu (2/10/2013).
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 62,03 poin (0,41%) ke level 15.191,70. Indeks Standard & Poor's 500 menguat 13,45 poin (0,80%) ke level 1.695,00. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 46,50 poin (1,23%) ke level 3.817,98.
(ang/ang)











































