Investor Pemula Bisa Sukses Berinvestasi dengan Arahan yang Tepat

Investor Pemula Bisa Sukses Berinvestasi dengan Arahan yang Tepat

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 24 Okt 2013 17:16 WIB
Investor Pemula Bisa Sukses Berinvestasi dengan Arahan yang Tepat
Jakarta - Berinvestasi saham bukanlah sebuah perjudian. Dengan strategi yang sederhana, kesabaran, dan kedisiplinan diri, calon investor dapat meminimalkan risiko dan memperoleh imbal hasil sesuai dengan yang diharapkan secara konsisten.

Pasar modal di Indonesia, terutama pasar saham merupakan tempat berinvestasi yang memberikan imbal hasil yang sangat tinggi. Pertumbuhan harga saham-saham berkapitalisasi besar alias big caps di Indonesia dibandingkan dengan pertumbuhan saham big caps di negara lain nampak tumbuh lebih cepat. Bahkan apabila dibandingkan dengan emas, pertumbuhan harga saham di Indonesia masih lebih tinggi.


"Indonesia adalah negara yang punya potensi, sayangnya pasar modal di Indonesia masih dikendalikan perannya oleh asing," kata Praktisis Pasar Modal Ellen May dalam siaran pers, Kamis (24/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, untuk menjadi negara yang kuat Indonesia harus mengandalkan potensi berinvestasi dalam negeri. Tapi saat ini hanya sekitar 360 ribu (tidak sampai 0,5%) orang Indonesia yang berpartisipasi dalam investasi di pasar modal.

Menurutnya, alasan mengapa orang Indonesia tidak mau berinvestasi saham karena menganggap investasi saham harus dimulai dengan modal besar dan takut karena tidak mengerti bagaimana caranya.

"Berinvestasi saham memberikan imbal hasil yang tinggi namun juga tinggi risiko, di mana risiko ini muncul dikarenakan orang tidak tahu bagaimana cara mengelola investasi tersebut," jelasnya.

Untuk memulai berinvestasi saham, kata dia, sebenarnya hanya membutuhkan strategi yang sederhana, ditambah dengan kedisiplinan dan kesabaran.

Dalam buku karangannya yang diluncurkan hari ini “Smart Trader Rich Investor: The Baby Steps” ada semua hal tentang bagaimana memulai berinvestasi, dan instrumennya seperti obligasi ataupun reksa dana sesuai dengan profil risiko.

Buku ini juga menjelaskan mulai dari membuka akun, menggunakan fasilitas online trading, strategi berinvestasi jangka panjang dan juga trading jangka pendek serta semua hal yang harus diketahui oleh seorang pemula yang akan memulai berinvestasi.

"Saya ingin membagikan pengalaman dan shortcut tentang cara memulai investasi saham secara sederhana untuk meminimalkan resiko dan memperoleh imbal hasil sesuai harapan dengan konsisten seperti yang sudah saya praktikkan," ujarnya.

(ang/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads