Corporate Secretary CIMB Niaga Rudy Hutagalung mengatakan, berangsur membaiknya perekonomian Indonesia di triwulan IV-2013 yang ditandai dengan relatif stabilnya nilai tukar rupiah serta berkurangnya tekanan inflasi, menjadi pertimbangan CIMB Niaga untuk menawarkan obligasi saat ini.
"Hal ini turut berpengaruh kepada daya beli masyarakat, termasuk para investor, yang berangsur normal. Ini menjadi momentum yang baik untuk CIMB Niaga," ungkap Rudy dalam siaran pers, Rabu (11/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun obligasi ditawarkan dengan nilai 100% dari nilai nominal obligasi, dengan pembayaran kupon dilakukan secara triwulanan sesuai dengan tanggal waktu pembayaran kupon obligasi. Dengan nilai kupon yang ditawarkan sebesar 8,75% p.a, 9,15% p.a, dan 9,75% p.a masing-masing untuk obligasi Seri A, B, dan C.
Rencana masa penawaran (offering) obligasi ini, lanjut Rudy, dilakukan pada 15 November 2013, dengan masa penjatahan (allotment) pada 18 November 2013.
Direncanakan, pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia dilakukan pada 21 November 2013. Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi adalah PT CIMB Securities Indonesia, sedangkan wali amanat adalah PT Bank Permata Tbk.
Rudy menjelaskan dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini, akan digunakan untuk penyaluran kredit perseroan.
(ang/dnl)











































