Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melamah di posisi Rp 12.220 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.200 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun tipis 6,678 poin (0,16%) ke level 4.225,302 setelah penguatannya dihadang aksi ambil untung. Suasana libur panjang mulai menyebar di lantai bursa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG jatuh 47,111 poin (1,11%) ke level 4.184,869 terkena aksi ambil untung makin ramai saja. Aksi lepas saham ini didominasi investor domestik.
Dari awal hanya melemah tipis, IHSG secara perlahan terus melemah di zona merah sampai ke titik terendahnya di 4.180,812. Hanya satu sektor yang masih bertahan positif.
Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (19/12/2013), IHSG ditutup terpangkas 36,424 poin (0,86%) ke level 4.195,556. Sementara Indeks LQ45 ditutup terkoreksi 7,223 poin (1,02%) ke level 698,220.
Saham-saham unggulan memimpin koreksi, terutama yang berada di sektor tambang dan finansial. Saham di kedua sektor tersebut rata-rata punya kapitalisasi besar, sehingga koreksinya sangat terasa.
Aksi ambil untung banyak dilakukan investor dalam negeri. Dua sektor berhasil positif hingga sore ini, yaitu sektor agrikultur dan industri dasar.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi hanya sebanyak 104.228 kali pada volume 4,305 miliar lembar saham senilai Rp 4,05 triliun. Sebanyak 78 saham naik, sisanya 169 saham turun, dan 76 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia bergerak ke arah negatif hingga siang hari ini. Tapi masih ada pasar modal yang menguat, yaitu bursa Singapura.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 43,00 poin (2,02%) ke level 2.084,79. Â
- Indeks Hang Seng turun 102,86 poin (0,45%) ke level 22.785,89. Â
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 11,20 poin (0,07%) ke level 15.870,42. Â
- Indeks Straits Times menguat 22,07 poin (0,72%) ke level 3.092,30. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 700 ke Rp 29.800, Astra Agro (AALI) naik Rp 550 ke Rp 24.100, Matahari (LPPF) naik Rp 300 ke Rp 11.300, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 200 ke Rp 41.900.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 700 ke Rp 60.550, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 500 ke Rp 10.600, Asahimas (AMFG) turun Rp 400 ke Rp 6.400, dan BCA (BBCA) turun Rp 300 ke Rp 9.250.
(ang/dnl)











































