Saham GGRM bertengger di posisi 43.875, naik 1.275 poin atau 2,99%. Sementara saham HMSP juga ikut naik ke level 63.000, meningkat 1.500 poin atau 2,44%.
Analis Asjaya Indosurya Securities Dimas Adrianto menilai, kenaikan harga saham-saham rokok tersebut tidak terlepas dari tren positif sektor konsumer menjelang pemilu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan menjelang pemilu, bisanya tren menguat untuk sektor-sektor konsumer seperti rokok. Banyak partai yang melakukan kampanye, itu kan biasanya bagi-bagi rokok, permintaan naik," ujar Dimas kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (15/1/2014).
Sementara itu, Analis Lautandhana Sekuritas Willy Sanjaya mengatakan, naiknya saham-saham sektor konsumer seperti rokok tidak terlepas dari kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari ini.
"Itu dampak dari kenaikan IHSG saja. Biasanya kalau IHSG naik, saham-saham blue chip juga ikutan naik," kata dia.
(drk/dnl)











































