Saham Bank Niaga Laku Rp 585 M, Kelebihan Pesan 14,29 Kali
Selasa, 30 Nov 2004 17:47 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) atas nama Menkeu berhasil meraup dana sebesar Rp 585 miliar dari penjualan sekitar 1.273 juta (16,28%) saham pemerintah di Bank Niaga.Pemerintah melepas sahamnya di Bank Niaga pada harga Rp 460/saham melalui mekanisme market placement yang terbuka untuk investor lokal maupun internasional.Menurut Dirut PPA Mohammad Syahrial dalam rilisnya di Jakarta, Selasa, (30/11/2004), penjualan saham tersebut dilakukan melalui metode penawaran terbatas (private placement/I>) setelah dilakukannya accelerated bookbuilding.Proses bookbuilding yang dimulai setelah penutupan sesi perdagangan II Senin, (29/11/2004), diselesaikan pada pukul 12.00 WIB, Selasa, (30/11/2004). Investor, menurut Syahrial, menyambut positif penawaran saham tersebut. Hal ini terbukti dari kelebihan pesan sebesar 14,29 kali."Harga yang dicapai dalam penjualan ini relatif lebih baik dibandingkan dengan beberapa kali market placement yang pernah dilakukan atas Bank Niaga, atau pun jika dibandingkan engan rata-rata harga saham Bank Niaga selama tiga bulan terakhir yang berada di posisi Rp 357/lembar," ungkap Syahrial.Bank Niaga mengawali proses divestasi pada November 2002 melalui strategic sale kepada Commerce Asset Holding Berhad pada harga penjualan sebesar 1,48 kali PBV (per posisi 30 Juni 2002).Selanjutnya, dari dua kali divestasi melalui market placement yaitu pada September 2003 dan Februari 2004, dicapai harga penjualan masing-masing sebesar 1,18 PBV (per posisi Juni 2003)m dan 1,38 kali PBV per posisi Desember 2003."Setelah pelepasan saham ini, maka sisa kepemilikan saham pemerintah di Bank Niaga tercatat kurang lebih 5,25 persen," katanya.Dalam penjualan saham Bank Niaga PT Danareksa Sekuritas dan PT UBS Securities Indonesia bertindak sebagai joint global coordinators.
(umi/)











































