Dengan koreksi yang tajam itu, Indeks S&P 500 sudah jatuh 4% bulan ini, koreksi paling tajam sejak Mei 2012. Investor sudah mengantisipasi hal ini karena S&P 500 sudah naik 30% di 2013.
Perdagangan langsung bergerak fluktuatif setelah bank sentral AS mengumumkan rencana pengurangan stimulus sebesar US$ 10 miliar tiap bulan. Sembilan dari 10 sektor di S&P 500 berakhir di zona merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investor berharap The Fed bisa merespons gejolak yang terjadi baru-baru ini dan mendukung mereka," kata Jack Ablin, kepala investasi dari BMO Private Bank di Chicago, dikutip Reuters, Kamis (30/1/2014).
The Fed masih akan melakukan stimulus pembelian obligasi namun jumlahnya hanya menjadi US$ 65 juta per bulan mulai Februari, turun dari sebelumnya US$ 75 miliar. Ini merupakan kebijakan terakhir Gubernur The Fed Ben Bernanke sebelum menyerahkan jabatan ke Janet
Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones anjlok 189,77 poin (1,19%) ke level 15.738,79. Indeks S&P 500 kehilangan 18,30 poin (1,02%) ke level 1.774,20. Indeks Komposit Nasdaq anjlok 46,53 poin (1,14%) ke level 4.051,43.
(ang/ang)











































