Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG terkoreksi 14,801 poin (0,32%) ke level 4.562,490. Indeks masih melanjutkan koreksinya mengikuti pelemahan bursa global dan regional. Investor domestik lakukan aksi profit taking.
Indeks masih bergerak dalam rentang yang tidak terlalu lebar. Investor asing memilih lakukan aksi tunggu sebelum mengambil keputusan. Indeks pun sama sekali tidak menyentuh zona hijau hingga siang hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi jual masih didominasi oleh investor lokal. Saham-saham lapis dua memimpin pelemahan siang ini. Indeks sempat sentuh titik terendahnya di 4.542,563.
Perdagangan siang hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 119.524 kali pada volume 2,606 miliar lembar saham senilai Rp 3,082 triliun. Sebanyak 95 saham naik, 140 saham turun, dan 82 saham stagnan.
Bursa-bursa regional bergerak mixed hingga siang hari ini. Melemahnya bursa global jadi sentime negatif.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 2,84 poin (0,14%) ke level 2.037,06.
- Indeks Hang Seng naik 41,69 poin (0,19%) ke level 22.358,89.
- Indeks Nikkei 225 melemah 53,39 poin (0,35%) ke level 14.998,21.
- Indeks Straits Times turun 12,90 poin (0,42%) ke level 3.090,72.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 325 ke Rp 21.575, Unilever (UNVR) turun Rp 175 ke Rp 28.225, Saratoga (SRTG) turun Rp 160 ke Rp 4.530, dan Sarana Menara (TOWR) turun Rp 150 ke Rp 3.250.
(ang/dnl)











































