Akumulasi Sentimen Negatif, Indeks Terpangkas 13,711 Poin

Akumulasi Sentimen Negatif, Indeks Terpangkas 13,711 Poin

- detikFinance
Selasa, 14 Des 2004 16:25 WIB
Jakarta - Penurunan indeks kembali berlanjut pada penutupan perdagangan Selasa (14/12/2004) dengan turun 13,711 poin pada level 922,073. Anjloknya saham unggulan karena kekhawatiran investor akibat akumulasi sentimen negatif yang ada di pasar membuat indeks terus terpuruk.Indeks LQ 45 turun 3,811 poin pada level 200,624, JII turun 2,707 poin pada level 151,465, MBX turun 4,166 poin pada level 246,681 dan DBX turun 0,848 poin pada level 209,071.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 16.328 kali pada volume 2.674.926 lot saham senilai Rp 1,013 triliun. Sebanyak 15 saham naik, 101 saham turun dan 255 saham stagnan. Di jajaran top loser didominasi saham unggulan seperti HM Sampoerna turun Rp 250 menjadi Rp 6150, Astra Internasional turun Rp 250 menjadi Rp 9000, Indosat turun Rp 250 menjadi Rp 5350, Gudang Garam turun Rp 250 menjadi Rp 12.700, Telkom turun Rp 100 menjadi Rp 4600, Bank Danamon turun Rp 100 menjadi Rp 4000.Sedangkan di top gainer diantaranya Hero naik Rp 200 menjadi Rp 2850, Inco naik Rp 200 menjadi Rp 10.500, Ades Alfindo naik Rp 175 menjadi Rp 2475, Semen Gresik naik Rp 50 menjadi Rp 14.100 dan Aneka Tambang naik Rp 25 menjadi Rp 1625.Terus berlanjutnya penurunan indeks karena banyaknya sentimen negatif seperti rencana kenaikan BBM awal tahun depan, penutupan Bank Global dan adanya kerusuhan di Palu. Selain itu mulai keluarnya investor asing menjelang libur natal dan tahun baru juga membuat investor lokal ikut melepas saham yang dimilikinya. Kondisi ini diperparah dengan melemahnya Rupiah hingga level Rp 9.300 per dolar AS. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads