Sempat Mendaki di Pagi Hari, IHSG Stagnan Lagi

Sesi I

Sempat Mendaki di Pagi Hari, IHSG Stagnan Lagi

- detikFinance
Selasa, 06 Mei 2014 12:15 WIB
Sempat Mendaki di Pagi Hari, IHSG Stagnan Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini kembali stagnan setelah muncul aksi ambil untung investor domestik. Padahal pagi tadi indeks bisa menanjak cukup tinggi.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,965 poin (0,06%) ke level 4.845,468 mengekor penguatan bursa global dan regional dan menguat tipis 2 poin. Indeks masih bergerak dalam rentang yang tipis.

Aksi beli selektif terjadi di hampir seluruh lapisan saham. Indeks sempat menanjak hingga ke titik tertingginya hari ini di 4.855,092 sebelum lajunya melambat jelang penutupan sesi pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (5/5/2014), IHSG menguat tipis 2,649 poin (0,05%) ke level 4.845,152. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 0,393 poin (0,05%) ke level 817,547.

Saham-saham perkebunan dan konsumer yang kemarin sudah naik kini terkena aksi ambil untung. Indeks pun bergerak datar tapi masih mampu menghindari zona merah.

Perdagangan siang hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 72.360 kali pada volume 2,401 miliar lembar saham senilai Rp 1,681 triliun. Sebanyak 143 saham naik, 105 turun, dan 94 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih kompak bertahan positif hingga siang hari ini. Melambatnya manufaktur China bisa ditepis dengan sentimen penguatan Wall Street semalam.

Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 9,48 poin (0,47%) ke level 2.036,83.
  • Indeks Straits Times menguat 6,25 poin (0,19%) ke level 3.247,85. Β 

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Sarana Tunas (SUPR) naik Rp 500 ke Rp 8.800, Sekar Bumi (SKBM) naik Rp 200 ke Rp 1.400, Waran Sarana Tunas (SUPR) naik Rp 200 ke Rp 3.400, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 150 ke Rp 22.250.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 18.950 ke Rp 181.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 3.950 ke Rp 70.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.700 ke Rp 56.100, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 300 ke Rp 29.375.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads