Pelaku pasar juga fokus ke perkembangan di Ukraina, di mana pendukung Rusia dan Ukraina saling tuduh atas yang bertanggung jawab menghancurkan negaranya. Kedua negara bekas Uni Soviet ini sudah di ambang batas menuju perang terbuka.
"Isu jangka sekarang adalan Ukraina. Kita tidak akan pernah tahu saat bangun pagi tiba-tiba Putin (Vladimir Putin, Presiden Rusia) memutuskan untuk menyerang Ukraina," kata Jack De Gan, kepala investasi pasar dari Harbor Advisory Corp di Portsmouth, New Hampshire, seperti dikutip Reuters, Rabu (7/5/2014).
Β
Saham Twitter terjun bebas hingga 17,8% ke level US$ 31,85 per lembar menyusul habisnya masa larangan penjualan 82% sahamnya pasca IPO. Twitter jadi saham yang terkoreksi paling dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































