XL Axiata Raup Laba Rp 379 Miliar di Triwulan I-2014, Naik 16,8%

XL Axiata Raup Laba Rp 379 Miliar di Triwulan I-2014, Naik 16,8%

- detikFinance
Rabu, 14 Mei 2014 19:00 WIB
XL Axiata Raup Laba Rp 379 Miliar di Triwulan I-2014, Naik 16,8%
Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatat laba bersih Rp 379 miliar di triwulan pertama 2014 atau naik 16,8% dari perolehan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 315 miliar.

Perseroan juga mencatat pertumbuhan pendapatan 10% menjadi sebesar Rp 5,5 triliun dari Rp 5,021 triliun di kuartal I-2013. Pendapatan ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan layanan Data yang mencapai 30%, serta pertumbuhan layanan percakapan dan SMS sebesar 3% dan 2% dari tahun lalu.
 
“Fokus kami pada layanan Data telah menghasilkan kinerja yang kuat pada layanan tersebut sehingga memberikan kontribusi sebesar 26% dari total pemakaian pendapatan, meningkat dari 22% tahun lalu. Kami juga berhasil mendorong kembali pertumbuhan layanan Percakapan dan SMS. Layanan Percakapan dan SMS memberikan hasil yang positif dengan pertumbuhan masing-masing 3% dan 2% dari tahun sebelumnya," ungkap Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (14/5/2014).
 
Pelanggan Data XL meningkat menjadi 37,5 juta pelanggan atau mencakup 55% dari total pelanggan XL. Seiring dengan pertumbuhan pendapatan layanan Data, pertumbuhan trafik juga mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 176% dari tahun lalu.
 
Selama kuartal pertama tahun 2014, jumlah pelanggan XL mencapai 68,5 juta pelanggan, meningkat 40% dibandingkan tahun lalu. Selama bertahun-tahun, XL telah melihat perkembangan perubahan minat dan gaya hidup pelanggan dari menggunakan feature phone menjadi  smartphone, sehingga smartphone mengalami penetrasi yang signifikan. Hasilnya, pengguna smartphone XL mencapai 13,6 juta pelanggan atau 20% dari total pelanggan selama kuartal pertama 2014.
 
XL juga telah membelanjakan Rp 1,6 triliun dalam belanja modal yang menggunakan kombinasi dana internal dan utang untuk terus berinvestasi pada jaringan infrastruktur data.

Selama kuartal pertama 2014, jumlah utang XL meningkat menjadi Rp 28,4 triliun dari tahun sebelumnya Rp 14,7 triliun, dan utang bersih/EBITDA meningkat dari 1.5x menjadi 2.9x, yang disebabkan oleh akuisisi AXIS.
 
Pada RUPS yang diadakan pada 22 April 2014, para pemegang saham telah memberikan persetujuan untuk pembayaran dividen yang diajukan sebesar 30% dari laba tahun 2013 setelah penyesuaian.

(drk/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads