Ini Respons Kementerian BUMN Soal Rencana Jokowi Beli Indosat

Ini Respons Kementerian BUMN Soal Rencana Jokowi Beli Indosat

- detikFinance
Senin, 23 Jun 2014 12:54 WIB
Ini Respons Kementerian BUMN Soal Rencana Jokowi Beli Indosat
Jakarta - Calon Presiden (Capres) Joko Widodo memunculkan wacana membeli kembali (buyback) saham PT Indosat Tbk (ISAT). ISAT sendiri merupakan eks Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI yang dijual pemerintahan pada era Presiden Megawati Soekarnoputri.

Apa respons Kementerian BUMN atas niatan Jokowi jika terpilih jadi presiden tersebut? Tenaga Perbantuan Menteri BUMN Sahala Lumban Gaol mengisyaratkan pemerintah dapat saja melakukan pembelian kembali saham Indosat namun dengan syarat harga jual harus wajar.

"It's possible sepanjang harganya wajar dan kondisi yang memungkinkan," kata Sahala di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/6/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sahala pemerintah melalui Kementeri BUMN masih memiliki 14,2% saham seri A (dwi warna) di Indosat. Artinya pemerintah Indonesia memiliki peluang untuk mengambilalih kepemilikan saham Indosat dari Qoredoo Asia Pte Ltd (Qatar Telecom/Qtel) dapat diwujudkan.

"Namun, pertanyaannya apakah dari Singapore Technologies Telemedia (STT) ke Qatar langsung transfer (saham) atau melalui mekanisme lain? Ini yang perlu juga kita ketahui," jelasnya.

Berdasarkan catatan, STT merupakan pemegang saham lama Indosat sebanyak 40,98%. Kemudian, STT menjual seluruh saham tersebut kepada Qtel, namun Qtel menambah kepemilikannya menjadi 65% melalui mandatory tender offer dengan pembelian 24,2% saham publik.

Sahala menegaskan jika benar-benar ingin buyback, pemerintah perlu mengkaji apakah rencana buyback saham Indosat termasuk kebutuhan yang mendesak atau tidak. Hal ini dipandang perlu karena buyback saham membutuhkan dana besar.

"Misalnya, kita anggap harga wajar segini, tetapi Qtel berbeda atau tidak setuju. Jadi, perlu kesepakatan," ujarnya.

Pada debat capres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum pada Minggu (22/6), capres nomor urut 2 Joko Widodo menanggapi pertanyaan capres Prabowo Subianto tentang penjualan saham Indosat era Megawati Soekarnoputri.

Menteri BUMN Dahlan Iskan pernah mempunyai keinginan untuk buyback saham Indosat. Namun, urung dilakukan karena tidak ada kesepakatan harga dengan Qtel.

Berapa dana yang diperlukan untuk membeli kembali seluruh saham Indosat saat ini? Simak hitung-hitungannya di sini.

(feb/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads