Proyek Tol Akses Patimban Dikebut, Begini Progresnya

Proyek Tol Akses Patimban Dikebut, Begini Progresnya

Heri Purnomo - detikFinance
Minggu, 23 Agu 2026 21:30 WIB
Foto udara suasana pembangunan jalan Tol akses Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, Rabu (30/4/2025). Jalan Tol Akses Patimban di Kabupaten Subang sepanjang 37,05 km ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dan ditargetkan rampun
Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Jakarta -

Pembangunan Jalan Tol Akses Patimban terus menunjukkan kemajuan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) baru saja merampungkan pemasangan 6 PCU Girder pada Jembatan Interchange 03.

Pemasangan girder tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan kawasan industri dengan pelabuhan.

Dikutip dari Instagram @kementerianpu, Minggu (23/8/2026), setelah pemasangan girder, pekerjaan konstruksi Jembatan Interchange 03 akan dilanjutkan dengan pemasangan jaring pengaman, pengecoran diafragma, pengerjaan deck slab atau pelat lantai jembatan, hingga pemasangan barrier.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalan Tol Akses Patimban memiliki total panjang 37,05 kilometer (km), yang terdiri atas segmen pemerintah sepanjang 22,94 km yang kini progresnya telah mencapai 69,74%. Sementara segmen badan usaha jalan tol (BUJT) sepanjang 14,11 km progresnya telah mencapai 14,01%.

Jalan tol ini nantinya terhubung dengan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Patimban dan KEK Subang dan ke depan akan terkonektivitas Tol Jakarta-Cikampek Selatan.

ADVERTISEMENT

Dengan begitu, kehadiran Jalan Tol Akses Patimban diharapkan dapat memangkas waktu tempuh distribusi logistik, mempercepat arus barang, meningkatkan produktivitas investasi, serta memperkuat daya saing ekspor nasional.

"Pengembangan jaringan jalan dan jembatan yang menghubungkan kota, pulau, hingga daerah tertinggal di seluruh Indonesia kami lakukan untuk membuka akses bagi investasi, mendukung kawasan industri, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, dan memperkuat konektivitas," ujar Menteri PU Dody Hanggodo.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads