Pada pembukaan perdagangan, dari papan perdagangan terlihat IHSG menguat 109,97 poin atau 2,19% ke level 5.134,68.
Penguatan ini diikuti oleh kenaikan kelompok saham berkapitalisasi besar seperti LQ 45 yang naik sebesar 2,7% ke 882,38. Terlihat pula Jakarta Islamic Index (JII) menguat 11,66 poin atau 1,7% ke 694,95.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sudah hari ketiga IHSG menguat. Pilpres berjalan aman dan tanpa hambatan sehingga direspons positif oleh pasar," kata Hoesen ketika ditemui usai pencatatan saham perdana MBAP di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (10/7/2014).
Hoesen pun menegaskan bahwa hijaunya IHSG ini murni disebabkan oleh sentimen positif dari dalam negeri yaitu dari pelaksanaan pilpres ini. Tak ada hal istimewa yang datang dari luar negeri yang dapat mendongkrak laju IHSG. "Kondisi secara global tidak ada yang luar biasa. Ini murni karena dari dalam," kata Hoesen.
Dengan posisi IHSG yang begitu kuat ini, diharapkan bisa semakin memperkuat tingkat kepercayaan di kalangan investor. Sehingga, lebih banyak investor lagi dapat turut terlibat dalam pembangunan lewat pasar modal.
"Kita harapkan, pasar lebih stabil, emiten lebih kuat, kinerja lebih baik, semua lebih baik sehingga investor makin banyak yang masuk pasar modal," simpulnya.
(ang/ang)











































