Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 11 Jul 2014 13:25 WIB

Ini Saran Bos BEI Kalau Mau Investasi Saham Pasca Pilpres

- detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama Pemilihan Presiden (Pilpres) terus berfluktuasi. Sempat naik tinggi di awal pekan, sekarang IHSG terkoreksi di awal pekan.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito punya saran dalam berinvestasi saham di pasar modal saat situasi sedang fluktuatif seperti sekarang ini.

Menurutnya, untuk menjadi investor saham yang baik tidak melulu hanya berpatokan pada naik-turunnya IHSG saja. Yang paling penting yaitu memilih emiten yang fundamentalnya bagus.

"Kalau investor wait and see terus ya nggak akan dapat apa-apa, jadi kalau saran saya jangan terlalu terpengaruh oleh sentimen," kata Ito saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (11/7/2014).

Ito menjelaskan, setiap investor perlu tahu dan mempelajari setiap kinerja emiten di pasar modal. Hal ini penting dilakukan agar tak salah dalam menentukan pilihan.

"Kalau mau beli saham pelajari kinerja dan prospek emitennya, harga saham di bursa akan naik turun tergantung sentimen tapi sepanjang fundamental bagus saham akan terus naik," ujarnya.

Ito menyebutkan, sebaiknya investasi saham dilakukan untuk jangka panjang. Keuntungan berinvestasi saham bisa melebihi jenis-jenis investasi lainnya.

"Itu terus dibuktikan dengan naiknya indeks, di tahun 2002 IHSG 425, sekarang 5.000 dalam 11,5 tahun naik lebih dari 12 kali, investasi saham memang untuk jangka panjang, tahun 2009 indeks masih 2.000-an secara umum saham-saham sudah naik 2 kali lipat itu artinya investor yang main fundamental itu akan tetap untung," tandansya.

(drk/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com