Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 22,319 poin (0,44%) ke level 5.048,883 akibat dibayang-bayangi sentimen jatuhnya pesawat MH17. Jatuhnya bursa-bursa di Asia juga turut memberi sentimen negatif.
Investor sempat melepas saham gara-gara sentimen jatuhnya pesawat negeri jiran tersebut. Namun aksi beli investor asing mendorong IHSG naik setelah jatuh ke posisi terendahnya hari ini di 5.040,251.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham lapis dua yang naik paling tinggi, pasalnya harganya masih cukup murah jika dibandingkan saham unggulan yang sudah naik di beberapa perdagangan terakhir.
Perdagangan siang hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 96.923 kali dengan volume 3,602 miliar lembar saham senilai Rp 2,782 triliun. Sebanyak 133 saham naik, 124 turun, dan 74 saham stagnan.
Rata-rata bursa di Asia jatuh di zona merah hingga siang hari ini akibat sentimen pesawat jatuh. Hanya bursa saham Tiongkok yang masih bisa menguat.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 177,52 poin (1,15%) ke level 15.192,74.
- Indeks Hang Seng turun 104,88 poin (0,45%) ke level 3.415,99.
- Indeks Komposit Shanghai naik 8,17 poin (0,40%) ke level 2.063,76.
- Indeks Straits Times berkurang 6,88 poin (0,21%) ke level 3.300,01.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 200 ke Rp 3.800, Atlas Resources (ARII) turun Rp 170 ke Rp 525, Saratoga (SRTG) turun Rp 150 ke Rp 4.900, dan Siloam (SILO) turun Rp 125 ke Rp 13.825.
(ang/dnl)
