Menutup perdagangan awal pekan, Senin (21/7/2014), IHSG melonjak 40,109 poin (0,79%) ke level 5.127,123. Sementara Indeks LQ45 menanjak 7,200 poin (0,82%) ke level 881,316.
Wall Street berakhir di zona merah menyusul kekhawatiran investor akan memanasnya situasi di Ukraina dan Gaza. Tiga indeks utama di bursa Paman Sam sudah turun cukup tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan diperkirakan akan menguat jelang pengumuman Komisi Pemilhan Umum (KPU) atas hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. Investor optimistis presiden baru akan sesuai dengan prediksi pasar.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 119,25 poin (0,78%) ke level 15.334,96.
- Indeks Straits Times menipis 1,86 poin (0,06%) ke level 3.312,41.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Pasar saham AS berbalik melemah, seiring meningkatnya tensi ketegangan di Ukraina dan Palestina. Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,28% dan indeks S&P500 sebesar -0,23%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham masih dipengaruhi oleh konfrontasi yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar +0,65% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan +0,08%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun -0,15% ke level US$102,71 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,13% ke posisi US$1.312,20 per troy ounce.
Dari dalam negeri, investor menanti keputusan pemenang pemilihan presiden (Pilpres) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada sore nanti. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus menguat seiring meredanya tensi politik, setelah presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempertemukan kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden di Istana Negara.
Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, pada hari ini indeks harga saham gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak menguat dan menyentuh resistance di 5.125. Indicator stochastic membentuk goldencross dan potensi rally lanjutan terbuka lebar.
Hari ini indeks masih akan bergerak melanjutkan kenaikannya coba menguji resistance berikutnya di level 5.135. Indeks akan bergerak di kisaran support 5.113 dan resistance 5.135.
Bahana Securities
Pada perdagangan hari Senin (21/7) IHSG berhasil ditutup menguat 40 poin (+0.8%) hingga ditutup di kisaran 5,127, rebound pada kisaran standar deviasi +1 dari MA20 dikisaran 5,051 dan resistance di kisaran 5,165. Investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp 23 miliar dengan penyumbang pelemahan terbesar adalah saham antara lain sektor konstruksi.
Pada hari ini diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed dengan potensi untuk terjadi penguatan. Trading range dalam kisaran 5,070-5,165. Jika dilihat dari data mingguan, IDX masih berada di atas level standar deviasi +1 dari MA20 weekly, di kisaran 4,970 yang berfungsi sebagai support untuk
IHSG dan potensi penguatan masih menuju kisaran level 5,165
Pada hari, ini saham yang dapat diperhatikan MAPI, ada potensi untuk membentuk pola inverted head and shoulder, dan biasa pergerakan berbanding terbalik dengan pergerakan USD/IDR.
(ang/ang)











































