Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 04 Agu 2014 16:16 WIB

Aksi Borong Jelang Penutupan Bawa IHSG Menguat 30 Poin

- detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 30 poin berkat aksi borong saham jelang penutupan perdagangan. Aksi beli banyak dilakukan investor lokal.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.750 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelum Lebaran di Rp 11.565 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 12,575 poin (0,25%) level 5.076,227. Indeks dan rupiah sama-sama melemah membuka perdagangan perdana setelah Lebaran. Maraknya sentimen negatif jadi penyebabnya.

Indeks sulit bergerak ke atas gara-gara aksi jual yang sudah cukup ramai sejak pembukaan perdagangan. Namun munculnya aksi beli selektif menyelamatkan IHSG dari zona merah.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik tipis 1,920 poin (0,04%) ke level 5.090,722. Indeks bergerak datar setelah pagi tadi sempat melemah. Pergerakan indeks masih tertahan oleh sentimen negatif dari dunia internasional.

Indeks sektoral di lantai bursa bergerak variatif, beberapa ada yang masih di zona merah gara-gara kena aksi jual. Saham-saham tambang malah naik cukup tinggi di antara sektor lainnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi Juli 2014 sebesar 0,93% secara bulanan. Sementara secara tahunan sebanyak 4,53%.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (4/8/2014), IHSG ditutup naik 30,443 poin (0,60%) ke level 5.119,245. Sementara Indeks LQ45 ditutup melonjak 9,782 poin (1,13%) ke level 878,079.

Beberapa sektor saham yang menguat bisa naik hingga lebih dari satu persen. Investor asing juga ikut melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 898 miliar di seluruh pasar.

Tingginya aksi beli asing itu berkat adanya transaksi tutup sendiri di pasar negosiasi atas saham PT Trikomsel Oke (TRIO) senilai Rp 625 miliar oleh broker Trimegah Securities (LG).

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 281.974 kali dengan volume 6,143 miliar lembar saham senilai Rp 8,608 triliun. Sebanyak 127 saham naik, 167 turun, dan 92 saham stagnan.

Sentimen negatif dari situasi geopolitik di Gaza, Irak, dan Ukraina masih membayangi pelaku pasar. Namun hal ini tidak mempengaruhi Bursa Jepang yang bisa melonjak hingga lebih dari 1%.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 berkurang 48,61 poin (0,31%) ke level 15.474,50.
  • Indeks Hang Seng naik 67,65 poin (0,28%) ke level 24.600,08.
  • Indeks Komposit Shanghia melonjak 38,03 poin (1,74%) ke level 2.223,33.
  • Indeks Straits Times melemah 26,40 poin (0,79%) ke level 3.318,02.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.900 ke Rp 28.050, United Tractor (UNTR) naik Rp 1.000 ke Rp 23.900, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 850 ke Rp 12.500, dan Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 845 ke Rp 5.350.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 600 ke Rp 24.350, Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 26.350, Bina Dana (ABDA) turun Rp 425 ke Rp 5.075, dan Inti Agri (IIKP) turun Rp 400 ke Rp 1.400.

(ang/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com