Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (18/8/2014), IHSG ditutup bertambah 7,789 poin (0,15%) ke level 5.156,751. Sementara Indeks LQ45 ditutup tumbuh 1,485 poin (0,17%) ke level 881,383.
Wall Street naik cukup tinggi di awal pekan. Indeks Nasdaq mendekati posisi tertinggi dalam 14 tahun terakhir berkat meredanya konflik Ukraina-Rusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan mampu bergerak di zona hijau berkat sentimen hijaunya bursa global dan regional. Aksi beli asing juga diprediksi berlanjut.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 141,63 poin (0,92%) ke level 15.464,23.
- Indeks Straits Times bertambah 6,71 poin (0,20%) ke level 3.319,49.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Pasar saham AS menguat seiring berita merger dan akuisisi Blitz serta membaiknya data ekonomi. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +1,06% dan indeks S&P500 sebesar +0,85%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh penyelesaian konflik di Rusia dan Ukraina. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar +0,81% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan +0,64%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik οΏΌ+0,28% ke level US$96,68 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,57% ke posisi US$1.297,20 per troy ounce.
Dari dalam negeri, transaksi modal dan finansial naik hampir dua kali lipat pada kuartal II/2014 dari kuartal sebelumnya, menjadi US$14,5 miliar pada kuartal II/2014 dari US$7,6 miliar pada kuartal I/2014.
Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks menguat dan coba menguji target minor ascending triangle di level 5.168. Hari ini Indeks masih akan bergerak melanjutkan kenaikannya coba menguji resistance 5.165 / 5.168. Indeks bergerak di kisaran support 5.147 dan resistance 5.165.
Trust Securities
IHSG mampu bergerak positif di awal minggu ini melampau ekspektasi kekhawatiran kami terhadap potens pelemahan lanjutan setelah mencermati penutupan laju bursa saham AS dan Eropa yang variatif cenderung melemah. Berbalik positifnya laju bursa saham Asia seiring ekspektasi penilaian akan adanya tambahan stimulus dari pemerintah berimbas pada terapresiasinya IHSG. Pelaku pasar pun kembali memanfaatkan pelemahahan sebelumnya untuk akumulasi secara bertahap. Meski sempat bersinggungan dengan zona merah namun, dengan cepat IHSG dapat keluar dan bertengger di zona hijau. Positifnya pembukaan bursa saham Eropa dan berbalik menguatnya nilai tukar Rupiah membuat IHSG mampu bertahan di teritori positif hingga akhir sesi. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5165,58 (level tertingginya) di akhir sesi 1 dan menyentuh level 5147,39 (level terendahnya) di mid sesi 1 dan berakhir di level 5156,75. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Selasa (19/8) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5138-5142 dan resisten 5162-5172. Spinning di bawah upper bollinger band (UBB ). MACD masih bergerak terbatas dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan Williamβs %R juga bergerak flat. Laju IHSG di kembali di persimpangan dimana tidak menyentuh target support (5127-5132) dan juga tidak bersentuhan dengan target resisten (5178-5185). Tampaknya pelaku pasar masih wait & see dengan tidak terlalu agresif masuk pasar. Laju IHSG pun diperkirakan masih akan kembali bergerak variatif dengan kecenderungan menguat terbatas.
(ang/ang)











































