Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 9,695 poin (0,19%) ke level 5.125,831 melanjutkan penguatan kemarin dan semakin mendekati rekor tertingginya sepanjang masa.
Indeks hanya menanjak di awal perdagangan saja. Aksi ambil untung muncul setelah indeks sampai di titik tertingginya hari ini di 5.223,975.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks gagal menyentuh rekor intraday tertingginya sepanjang masa gara-gara aksi ambil untung ini. Rekor intraday IHSG sebelumnya diraih pada pertengahan perdagangan Selasa 21 mei 2013 di level 5.251,296 sebelum akhirnya ditutup terkoreksi.
Aksi jual ini dimulai oleh pelaku pasar domestik, tapi akhirnya asing juga ikut-ikutan. Saham-saham yang sudah naik tinggi sejak awal pekan kini dilepas.
Perdagangan siang hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 102.945 kali dengan volume 3,114 miliar lembar saham senilai Rp 3,140 triliun. Sebanyak 130 saham naik, 131 turun, dan 90 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih bertahan di zona hijau, kecuali pasar saham Jepang. Sentimen positif datang dari Wall Street yang semalam cetak rekor baru.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 28,53 poin (0,18%) ke level 15,557.67.
- Indeks Hang Seng naik 79,66 poin (0,32%) ke level 25.073,76.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 5,34 poin (0,24%) ke level 2.235,80.
- Indeks Straits Times bertambah 4,28 poin (0,13%) ke level 3.328,37.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 1.175 ke Rp 14.500, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 27.850, Matahari (LPPF) turun Rp 550 ke Rp 16.450, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 525 ke Rp 23.650.
(ang/dnl)











































