Marak Sentimen Negatif, IHSG Menipis 9 Poin

Marak Sentimen Negatif, IHSG Menipis 9 Poin

- detikFinance
Jumat, 29 Agu 2014 09:06 WIB
Marak Sentimen Negatif, IHSG Menipis 9 Poin
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 9 poin membuka perdagangan akhir pekan. Ancaman krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi memberi sentimen negatif ke lantai bursa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di Rp 11.720 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.690 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 9,216 poin (0,18%) ke level 5.175,263. Sedangkan Indeks LQ45 dibuka berkurang 2,310 poin (0,26%) ke level 880,879.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (29/8/2014), IHSG terkoreksi 13,181 poin (0,25%) ke level 5.171,298. Indeks LQ45 terpangkas 3,133 poin (0,35%) ke level 880,056.

Melemahnya bursa global dan regional memberi sentimen negatif, ditambah juga sentimen geopolitik konflik Ukraina-Rusia. Aksi jual pun langsung terjadi sejak pembukaan perdagangan.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melemah 10,654 poin (0,21%) ke level 5.173,825. Sementara Indeks LQ45 turun 2,966 poin (0,34%) ke level 880,223.

Kemarin IHSG berhasil mempertahankan diri di zona hijau berkat aksi beli selektif. Indeks satu-satunya yang ditutup menghijau di antara indeks bursa Asia lainnya.

Semalam Wall Street kehilangan pijakan setelah konflik antara Ukraina dan Rusia kembali memanas. Untungnya data ekonomi AS mampu memberi bantalan.

Bursa-bursa regional kompak bergerak melemah di zona merah. Ketegangan antara Rusia dan Ukraina memberi sentimen negatif.

Berikut situasi di bursa-bursa Asiap pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 81,75 poin (0,53%) ke level 15.378,11.
  • Indeks Hang Seng turun 177,75 poin (0,71%) ke level 24.741,00.
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 13,65 poin (0,62%) ke level 2.195,82.
  • Indeks Straits Times terpangkas 6,53 poin (0,20%) ke level 3.323,69.
(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads