Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,598 poin (0,05%) ke level 5.249,081. Indeks bisa cetak rekor lagi jika bertahan positif sampai sore.
IHSG bergerak dalam rentang yang tipis. Tak lama setelah pembukaan perdagangan indeks langsung jatuh ke zona merah meski sempat naik dulu sampai ke 5.251,664.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks tak sempat sentuh intraday tertinggi karena keburu kena koreksi. Aksi ambil untung menjegal penguatan IHSG.
Seluruh indeks sektoral terkena koreksi dan kompak melemah di zona merah. Saham-saham tambang terkena koreksi paling dalam.
Perdagangan siang hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 99.336 kali dengan volume 2,562 miliar lembar saham senilai Rp 2,728 triliun. Sebanyak 60 saham naik, 238 turun, dan 72 saham stagnan
Pergerakan bursa regional masih sama seperti pagi tadi, mixed dengan kecenderungan menguat. Bursa Tiongkok masih tertinggal di zona merah.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 70,36 poin (0,45%) ke level 15.775,47.
- Indeks Komposit Shanghai berkurang 2,70 poin (0,12%) ke level 2.323,73.
- Indeks Straits Times bertambah 9,03 poin (0,27%) ke level 3.344,22.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 2.450 ke Rp 16.000, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 1.200 ke Rp 4.800, Indo tambangraya (ITMG) turun Rp 1.050 ke Rp 27.850, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 850 ke Rp 20.950.
(ang/dnl)











































