Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.945 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.930 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 28,639 poin (0,56%) ke level 5.159,142 membuntuti penguatan Wall Street semalam. Kabar The Federal Reserves yang menahan suku bunga AS menjadi sentimen positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG dibuka melaju 34,292 poin (0,67%) ke level 5.164,795. Indeks mendekati lagi level 5.200 setelah sempat terkena koreksi.
Indeks sempat menanjak hingga ke titik tertingginya hari ini di 5.198,291. Seluruh indeks sektoral kompak menguat, rata-rata penguatannya lebih dari 1%.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (17/9/2014), IHSG ditutup melaju 57,681 poin (1,12%) ke level 5.188,184. Sementara Indeks LQ45 ditutup menanjak 11,318 poin (1,30%) ke level 878,660.
Investor asing masih terus melepas saham tapi nilainya sudah tidak sebesar kemarin-kemarin. Transaksi investor asing sore ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai lebih dari Rp 100 miliar di pasar reguler.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 219.710 kali dengan volume 5,6 miliar lembar saham senilai Rp 5,8 triliun. Sebanyak 248 saham naik, 64 turun, dan 87 saham stagnan.
Bursa-bursa regional rata-rata berakhir positif menutup perdagangan hari ini. Bank sentral Tiongkok menyuntikkan dana 500 miliar yuan (Rp 1.000 triliun) ke lima bank besar di Negeri Tirai Bambu.
Tujuannya supaya bisa menyalurkan lebih banyak kredit dalam mendukung pertumbuhan ekonomi setempat. Langkah ini disambut positif oleh pelaku pasar Asia.
Berikut perkembangan bursa-bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 22,86 poin (0,14%) ke level 15,888.67.
- Indeks Hang Seng melonjak 240,40 poin (1,00%) ke level 24.376,41.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 11,34 poin (0,49%) ke level 2.307,89.
- Indeks Straits Times naik 24,77 poin (0,76%) ke level 3.297,39.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 725 ke Rp 10.175, Mandom (TCID) turun Rp 300 ke Rp 17.600, Waran Inovisi (INVS-W) turun Rp 200 ke Rp 800, dan Golden Energy (GEMS) turun Rp 100 ke Rp 1.700.
(ang/hds)











































