Kerugian tersebut bengkak empat kali lipat dari prediksi sebelumnya yang hanya rugi 50 miliar yen. Seperti dikutip dari AFP, Kamis (18/9/2014), sahamnya jatuh ke 1.865 yen (Rp 200.000) per lembar hanya dalam beberapa menit setelah pembukaan perdagangan.
Akibat koreksi ini, penguatan sahamnya sejak awal tahun ini hilang sudah. Kemarin saham Sony masih baik-baik saja karena penggumuman prediksi kerugian baru disampaikan setelah tutup perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan ponsel pintar Sony sudah mengalami tekanan, terutama gara-gara kalah pamor dari dua pemain terbesar di industri yang sama, Samsung dan Apple.
Bahkan penjualan ponsel Sony di negara asalnya saja masih kalah oleh dua pesaingnya ini.
(ang/hds)










































