Sony menyalahkan divisi telepon seluler (ponsel) atas kerugian ini. Penjualan ponsel pintar Sony sudah mengalami tekanan, terutama gara-gara kalah pamor dari dua pemain terbesar di industri yang sama, Samsung dan Apple.
Bahkan penjualan ponsel Sony di negara asalnya saja masih kalah oleh dua pesaingnya ini. Akibatnya pagi tadi saham Sony anjlok 12% membuka perdagangan di Bursa Tokyo. Sementara di Bursa New York, saham perusahaan asal Jepang ini juga anjlok hingga 7%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku pasar sudah biasa dengan prediksi rugi dari Sony, tapi tetap saja koreksi tajam tak bisa dihindari," katanya seperti dikutip AFP, Kamis (18/9/2014).
(ang/dnl)










































