Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 4,304 poin (0,08%) ke level 5.075,244 menjelang pengumuman data pertumbuhan ekonomi. Adanya saham baru di lantai bursa memberi semangat pelaku pasar.
IHSG menanjak secara perlahan di zona hijau meski poin yang dicetaknya tidak terlalu banyak. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham unggulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (4/11/2014), IHSG naik tipis 4,858 poin (0,10%) ke level 5.075,798. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,225 poin (0,23%) ke level 864,514.
Lambatnya pertumbuhan ekonomi RI membuat laju IHSG tersendat. Aksi beli asing yang pagi tadi cukup ramai kini mulai seret.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 101.677 kali dengan volume 3,681 miliar lembar saham senilai Rp 2,307 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 136 turun, dan 78 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih bergerak fluktuatif hingga siang hari ini. Turunnya harga minyak dunia diperkirakan mempengaruhi kinerja emiten energi.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 40,78 poin (0,24) ke level 16.903,25.
- Indeks Hang Seng melemah 122,08 poin (0,51%) ke level 23.723,58.
- Indeks Komposit Shanghai turun 11,83 poin (0,49%) ke level 2.418,84.
- Indeks Straits Times menguat 5,39 poin (0,16%) ke level 3.286,96.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Blue Bird (BIRD) naik Rp 925 ke Rp 7.425, United Tractor (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 18.425, Indocement (INTP) naik Rp 225 ke Rp 23.800, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 200 ke Rp 23.400.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPPF) turun Rp 475 ke Rp 14.250, XL Axiata (EXCL) turun Rp 250 ke Rp 5.225, Mayora (MYOR) turun Rp 200 ke Rp 26.300, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 125 ke Rp 60.575.
(ang/dnl)











































