Menipis 6 Poin, IHSG Gagal Balik ke 5.000

Sesi I

Menipis 6 Poin, IHSG Gagal Balik ke 5.000

- detikFinance
Senin, 10 Nov 2014 12:12 WIB
Menipis 6 Poin, IHSG Gagal Balik ke 5.000
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 6 poin akibat tekanan jual investor asing. Indeks pun gagal balik ke level 5.000.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 9,876 poin (0,20%) ke level 4.997,300. Indeks mulai menguat secara perlahan berkat aksi beli selektif. Posisi Indeks sudah cukup rendah akibat tekanan jual di akhir pekan lalu.

Indeks tak mampu bertahan lama di zona hijau. Setelah mencapai titik tertingginya di 5.008 indeks langsung jatuh lagi ke zona merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (10/11/2014), IHSG menipis 6,463 poin (0,13%) ke level 4.980,961. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 0,064 poin (0,01%) ke level 847,350.

Aksi jual investor asing terjadi di saham-saham lapis dua. Saham-saham unggulan masih diburu oleh investor dalam negeri,

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 99.359 kali dengan volume 2,416 miliar lembar saham senilai Rp 1,834 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 130 turun, dan 77 saham stagnan.

Bursa-bursa regional rata-rata masih bertahan di zona hijau hingga siang hari ini. Hanya pasar saham Jepang yang terkena aksi ambil untung karena sudah naik tinggi sepanjang pekan lalu.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 102,36 poin (0,61%) ke level 16.778,02.
  • Indeks Hang Seng melonjak 389,50 poin (1,65%) ke level 23.939,74.
  • Indeks Komposit Shanghai menanjak 28,44 poin (1,18%) ke level 2.446,61.
  • Indeks Straits Times naik 18,36 poin (0,56%) ke level 3.304,75.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.000 ke Rp 62.300, Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 625 ke Rp 9.675, Unilever (UNVR) naik Rp 300 ke Rp 30.100, dan Tower Bersama (TBIG) naik Rp 225 ke Rp 9.275.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 650 ke Rp 4.450, Multi Bintang (MLBI) turun Rp 650 ke Rp 11.150, Indocement (INTP) turun Rp 325 ke Rp 22.550, dan Blue Bird (BIRD) turun Rp 250 ke Rp 7.275.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads