Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.195 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.145 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 14,957 poin (0,30%) ke level 5.047,241 berkat aksi beli di saham-saham unggulan. Investor asing mulai kembali berani berburu saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik 27,007 poin (0,54%) ke level 5.059,291 setelah dana asing mengalir masuk lagi ke lantai bursa. Posisi IHSG yang sudah rendah dimanfaatkan investor untuk berburu saham.
Menutup perdagangan, Selasa (11/11/2014), IHSG naik 16,557 poin (0,33%) ke level 5.048,841. Sementara Indeks LQ45 menguat 4,158 poin (0,48%) ke level 863,198.
Aksi beli investor asing itu berhasil mendorong delapan indeks sektoral menguat. Hanya dua sektor melemah akibat aksi jual, yaitu sektor perdagangan dan pertambangan.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih senila Rp 372,877 miliar di pasar reguler. Sementara di seluruh pasar nilainya Rp 2,144 triliun.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 206.686 kali dengan volume 4,685 miliar lembar saham senilai Rp 6 triliun. Sebanyak 176 saham naik, 94 turun, dan 74 saham stagnan.
Volume dan nilai transaksi perdagangan saham hari ini naik tinggi gara-gara transaksi tutup sendiri saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) sebesar Rp 1,5 triliun di pasar negosiasi. Transaksi ini difasilitasi broker Indo Premier Securities (PD).
Rata-rata bursa regional menutup perdagangan di zona hijau sore hari ini. Hanya pasar saham Singapura yang melemah terkena aksi ambil untung.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 72,94 poin (0,43%) ke level 17.197,05.
- Indeks Hang Seng menguat 129,90 poin (0,55%) ke level 23.938,18.
- Indeks Komposit Shanghai menanjak 24,80 poin (1,00%) ke level 2.494,48.
- Indeks Straits Times melemah 10,70 poin (0,33%) ke level 3,281.45.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Adira Finance (ADMF) turun Rp 2.275 ke Rp 9.175, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 19.425, United Tractor (UNTR) turun Rp 625 ke Rp 18.500, dan Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 275 ke Rp 12.600.
(ang/dnl)











































