Jerman - Peluncuran jam tangan Audemars Piguet x Swatch memicu antrean panjang di Jerman. Model Royal Pop langsung diburu dan dijual kembali mahal.
Foto Bisnis
Demam Royal Pop, Jam Saku yang Jadi Buruan Kolektor
Pembeli mengantre di depan toko Swatch di Cologne untuk mendapatkan jam tangan edisi Royal Pop. Peluncuran edisi terbatas Royal Pop memicu antusiasme besar di kalangan pemburu jam tangan koleksi. REUTERS/Anja Guder
Peluncuran kolaborasi Audemars Piguet dan Swatch menarik perhatian kolektor jam tangan. EUTERS/Lisi Niesner
Jam tangan Royal Pop dipajang di etalase toko Swatch sebelum dinyatakan habis terjual. REUTERS/Lisi Niesner
Antrean terlihat di sejumlah kota Eropa sejak peluncuran jam tangan Royal Pop. REUTERS/Lisi Niesner
Kolaborasi Swatch dan Audemars Piguet dijual dengan harga jauh lebih rendah dibanding model mewah aslinya.Β Jam tangan yang memadukan gaya pop-art Swatch era 1980-an dengan bezel segi delapan khas Audemars Piguet itu dijual sekitar 400 hingga 420 dolar AS atau setara Rp7,1 juta hingga Rp7,4 juta. Harga tersebut jauh lebih murah dibanding jam tangan mewah Audemars Piguet yang biasanya dibanderol hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah, sehingga banyak pembeli kembali menjual Royal Pop secara online dengan harga melonjak tinggi. REUTERS/Anja Guder
Permintaan tinggi membuat jam tangan Royal Pop kembali dijual secara online dengan harga berlipat.Β Model Royal Pop βHuit Blancβ yang dijual di platform jam tangan online di Jerman pada Senin (18/5) dipatok sekitar 2.015 euro atau setara Rp41,5 juta. Berdasarkan foto kwitansi yang beredar, jam tangan tersebut dibeli di Stuttgart, Jerman, pada Sabtu (16/5) dengan harga 385 euro atau sekitar Rp7,9 juta. REUTERS/Lisi Niesner











































