Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava mencoba menjelaskan, pergerakan tak wajar atas saham perusahaannya ini. Menurutnya, selama ini belum ada informasi atau fakta material yang diketahui Perseroan yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan inevstasi pemodal.
Selain itu, emiten berkode BUMI itu juga belum punya rencana untuk melakukan tindakan korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan sahamnya di Bursa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Dileep tersebut merupakan jawaban atas pertanyaan BEI yang sudah disampaikan pada 12 November 2014.
Informasi terakhir yang dipublikasikan BUMI adalah soal penundaan pembayaran bunga obligasi hingga akhir tahun. Informasi ini dirilis pada awal November lalu.
(ang/dnl)











































