Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 5,673 poin (0,11%) ke level 5.139,642. Indeks bergerak stagnan membuka perdagangan akhir pekan. Minimnya sentimen membuat pelaku pasar wait and see alias lakukan aksi tunggu.
Indeks bergerak lesu dan terus ke bawah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Posisi terendah yang sempat dilalui indeks ada di level 5.126.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa aksi ambil untung terjadi di lantai bursa, menyasar saham-saham yang kemarin sudah naik tinggi. Indeks sektor perkebunan terkoreksi cukup dalam.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 104.172 kali dengan volume 5,118 miliar lembar saham senilai Rp 2,399 triliun. Sebanyak 111 saham naik, 147 turun, dan 79 saham stagnan.
Bursa-bursa regional siang hari ini rata-rata menguat, hanya pasar saham Hong Kong yang melemah. Rencana stimulus pemerintah Tiongkok memberi sentimen positif.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 192,48 poin (1,12%) ke level 17.440,98.
- Indeks Hang Seng melemah 25,70 poin (0,11%) ke level 23.978,58.
- Indeks Komposit Shanghai naik 19,09 poin (0,73%) ke level 2.649,57.
- Indeks Straits Times tumbuh 11,14 poin (0,33%) ke level 3.352,10.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 575 ke Rp 23.875, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 500 ke Rp 60.100, Hm Sampoerna (HMSP) turun Rp 450 ke Rp 69.500, dan Matahari (LPPF) turun Rp 350 ke Rp 14.900.
(ang/hds)
